Daftar Lengkap Istilah Istilah Dalam Bidang Logistik Yang Wajib Diketahui

Daftar Lengkap Istilah Istilah Dalam Bidang Logistik Yang Wajib Diketahui

Definisi Logistik

WIKKIP.COM – Logistik adalah proses mengelola dan mengatur aliran bahan mentah, bahan setengah jadi, dan produk jadi serta informasi yang terkait dari sumber sampai ke konsumen akhir dengan tujuan mencapai efisiensi, efektivitas, dan kepuasan pelanggan. Logistik merupakan bagian penting dari kegiatan bisnis karena membantu menjamin bahwa produk atau jasa yang dibutuhkan tersedia di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Logistik juga membantu mengatur pengiriman produk ke pelanggan, mengatur pembelian bahan mentah atau bahan setengah jadi, dan mengelola gudang atau penyimpanan produk. Logistik merupakan proses yang kompleks yang melibatkan beberapa tahap dan terkait dengan berbagai aspek seperti transportasi, penyimpanan, perencanaan produksi, dan pemasaran.

Daftar Istilah / Kamus Logistik

NO ISTILAH DEFINISI
1 SHIPPER adalah nama lain dari exporter atau pengirim barang. Istilah shipper ini akan selalu di pakai sebagai pengganti kata exporter / pengirim barang./ penjual.
2 CONSIGNEE adalah nama lain dari importer atau penerima barang. Istilah ini akan selalu dipakai sebagai pengganti kata importer / penerima barang / pembeli.
3 NOTIFY PARTY adalah pihak ketiga selain Consignee yang mengetahui adanya sebuah pengiriman barang.
4 VESSEL adalah Nama Kapal
5 VOYAGE / VOY Adalah nomor pengapalan atau nomor keberangkatan kapal.
6 SHIPPING MARK & NUMBER adalah keterangan yang tertera atau tertulis dalam kemasan barang
7 DESCRIPTION OF GOODS adalah deskripsi barang
8 GROSS WEIGHT / G.W. adalah berat kotor barang
9 NET WEIGHT / N.W. adalah berat bersih barang tanpa kemasan
10 SHIPPING SCHEDULE adalah Schedule Keberangkatan Kapal / Pesawat
11 WAREHOUSE adalah Gudang tempat penumpukan barang yang dikirim dengan tidak menggunakan container
12 UTPK adalah Unit Tempat Penumpukan Peti Kemas
13 DEPO adalah tempat penumpukan container kosong
14 DELIVERY ORDER / DO adalah Surat yang diterbitkan pihak shipping atau forwarder kepada shipper sebagai tanda bukti pengambilan container kosong dan atau tanda bukti pengiriman barang dari gudang shipper ke UTPK atau Warehouse.
15 STUFFING / LOADING adalah proses pemuatan barang export kedalam container atau truck angkutan (berlaku untuk kegiatan export).
16 USTUFFING / UNLOADING adalah proses pembongkaran dari dalam container atau truck angkutan (berlaku untuk kegiatan import)
17 FEEDER VESSEL adalah Kapal pengangkut dari pelabuhan muat ke pelabuhan transit. Jenis kapal ini kecil hanya muat untuk mengangkut 3000an kontainer
18 MOTHER VESSEL adalah Kapal pengangkut / kapal besar yang mengangkut muatan dari pelabuhan transit ke pelabuhan tujuan diseluruh penjuru dunia
19 OPEN STACK ( O/S ) adalah waktu dibukanya container / barang boleh di tempatkan di UTPK atau warehouse
20 CLOSING TIME ( C/T ) adalah waktu ditutupnya pemasukan / penumpukan barang di UTPK atau warehouse.
21 ETD (Estimated Time of Departure) yaitu Waktu Perkiraan Keberangkatan Kapal / Pesawat dari pelabuhan muat
22 ETA (Estimated Time of Arrival) yaitu Waktu Perkiraan Kedatangan Kapal / Pesawat
23 LCL (Less than Container Loaded) yaitu system pengiriman barang tanpa menggunakan container atau dengan kata lain pengiriman barang yang kapasitasnya dibawah standar kapasitas muat container.
24 FCL (Full Container Loaded) yaitu Pengiriman Barang dengan Menggunakan Kontainer.
25 Part Of Shipment (POS) adalah Pengiriman Barang menggunakan 1 kontainer dimana didalam container tersebut terdiri dari berapa nama shipper namun dengan tujuan satu Consignee.
26 Dry Container adalah container kering / standar yang digunakan untuk mengirim barang2 biasa yang tidak berbahaya dan bukan merupakan barang gas atau cair. COntohnya mebel, handicraft, garment, …etc
27 Reefer Container adalah container yang memiliki pengatur suhu. Biasa digunakan untuk pengiriman produk makanan seperti Ikan hidup, Udang Hidup, buah-buahan, sayur-sayuran..dll
28 Open Top Container adalah Kontainer yang bagian atasnya bisa dibuka / terbuka. Kontainer ini dgunakan untuk pengiriman barang yang tingginya melebihi standar ketinggian container DRY.
29 Flat Rack Container adalah container yang bagian samping kanan dan kirinya terbuka. Kontainer ini digunakan untuk memuat barang yang lebarnya melebihi standar lebar container DRY.
30 Space adalah tempat yang tersedia didalam kapal
31 Booking adalah istilah untuk pemesanan tempat
32 Shipping Instructions adalah surat pengajuan pengiriman barang yang diterbitkan oleh shipper
33 Ocean Freigh ( O/F ) adalah biaya pengiriman barang dengan menggunakan kapal laut
34 Air Freight ( A/F ) adalah biaya pengiriman barang dengan menggunakan pesawat
35 F.O.B (Free On Board) adalah system pembelian barang dimana semua biaya Pengiriman atau O/F , Asuransi dan harga barang dibayarkan setelah kapal sampai atau di pelabuhan bongkar
36 C.I.F (Cost Insurance & Freight) adalah system pembelian barang dimana Biaya Pengiriman, Asuransi dan Harga barang dibayarkan sebelum kapal berangkat / di pelabuhan muat
37 C & F (Cost and Freight) adalah system pembelian barang dimana Biaya Pengiriman dan Harga Barang di bayarkan di pelabuhan muat namun asuransi menjadi tanggungan Penerima Barang.
38 Freight Prepaid adalah Sistem pembayaran biaya pengiriman barang di pelabuhan muat
39 Freight Collect adalahSistem pembayaran biaya pengiriman barang di pelabuhan bongkar
40 Bill Of Lading atau B/L adalahSurat / Dokumen yang diterbitkan oleh Shipping Line / Freight Forwarder untuk setiap pengiriman barang Export. Bill Of Lading ini di terbitkan pada tanggal keberangkatan Kapal. Bill Of Lading ini nantinya akan diberikan kepada consignee untuk mengambil barang di tempat tujuan (pengambilan import). Fungsi dari Bill Of Lading ini sangat banyak. Selain sebagai bukti pengambilan barang di tujuan, juga dilampirkan dalam proses pembuatan COO.
41 Air Way Bill / AWB fungsi dan kegunaannya adalah sama dengan Bill Of Lading. Namun AWB ini khusus untuk pengiriman barang via Udara.
42 Certificate of Origin adalah Sertifikat Asal Barang. Diterbitkan oleh DISPERINDAG kepada exporter. Kegunaannya adalah sebagai bukti keaslian barang dari Negara Asal yang tertera pada Bill Of Lading
43 Packing List adalah Daftar Sistem Pengepakan. Packing List ini diterbitkan oleh setiap exporter setiap kali akan export. Data2 Packing List inilah yang akan di muat pada Bill of Lading maupun AirWayBill. Packing List berisikan data2 Nama dan alamat Shipper, Nama dan Alamat Consignee, Nama dan Alamat Notify Party (jika ada), Nama Barang, Jumlah dan Jenis Kemasan, Jumlah barang, Berat Bersih / Net Weight, Berat Kotor / Gross Weight, Kubikasi, Shipping Marks & Numbers / Keterangan yang tertulis pada kemasan, Nama Vessel, Pelabuhan Muat, Pelabuhan Bongkar.
44 Commercial Invoice adalah Daftar Nilai / Harga Barang yang tercantum dalam Packing List. Commercial Invoice ini berisikan nilai barang per item dan total nilai barang. Bill Of Lading, Packing List dan Commercial Invoice adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam proses Export dan Import atau bisa dikatakan ketiga dokumen ini adalah 1 set dokumen Export / Import.
45 P.O.L adalah Port Of Loading yaitu Pelabuhan Muat
46 P.O.D adalah Port of Discharge yaitu Pelabuhan Bongkar
47 Place of Delivery yaitu Tujuan akhir Pengiriman Barang
48 Place of Receipt yaitu Tempat Penerimaan Barang
49 Customs Clearance adalah proses administrasi pengiriman dan atau pengeluaran barang ke / dari Pelabuhan muat / Bongkar yang berhubungan dengan Kepabeanan dan administrasi pemerintahan.
50 Measurement / Cubication / CBM adalah ukuran kubikasi suatu barang export baik itu. Perhitungan Kubikasi ini sangat penting dikuasai oleh para exporter untuk menentukan jenis pengirimannya. Apakah menggunakan Kontainer 20ft, 40ft,40HQ atau 45ft. Atau apabila menggunakan truck apakah akan dikirimkan dengan menggunakan truck tronton, truck angkel, truck box / diesel atau truck built up.
51 Advising Bank yaitu bank di negara eksportir yang meneruskan atau memberitahukan dan juga menegaskan kebenaran pembukaan L/C kepada beneficiary. Selain proses advisi, bank ini dapat juga bertindak sebagai paying bank, sepanjang mendapat penunjukan dari issuing bank.
52 Advance payment metode pembayaran dimana pembeli terlebih dahulu melakukan pembayaran baik sebagian atau seluruhnya, sebelum barang yang dipesan dikapalkan oleh penjual.
53 Applicant yaitu pihak yang membuka kontrak L/C kepada bank penerbit. Dalam kontrak perdagangan applicant bertindak sebagai pembeli atau importir.
54 Beneficiary yaitu pihak yang akan menerima keuntungan atau pembayaran atas pembukaan kontrak L/C. Kedudukan beneficiary dalam sales contract adalah sebagai penjual atau eksportir.
55 Carrier as ship owner perusahaan pengangkutan yang mengoperasikan kapal miliknya sendiri
56 Carrier as charterer of ship perusahaan pengangkutan yang menyewa kapal dan mengoperasikan kapal sewaan
57 Carriage Paid To (CPT) term penyerahan perdagangan khusus untuk pengangkutan multimoda. Penjual berkewajiban menanggung seluruh biaya pengangkutan dan menentukan sendiri pengangkut yang akan membawabarang-barang hingga sampai di suatu tempat tujuan di negara importir.
58 Carriage Insurance Paid To (CIP) Pada terms penyerahan perdagangan ini, kewajiban penjual pada dasarnya sama dengan terms CPT hanya saja ditambah dengan kewajiban menutup asuransi pengangkutan.
59 Charter party perjanjian sewa-menyewa antara pemilik kapal dengan pihak yang mencarternya
60 Collection metode pembayaran dengan cara menitipkan dokumen komersial (commercial documents) atau dokumen keuangan (financial documents) kepada pihak bank yang selanjutnya akan melakukan penagihan kepada importir di luar negeri
61 Common Carrier Jasa pengangkutan publik
62 Consignment metode pembayaran secara konsinyasi
63 Consignee pihak yang ditunjuk oleh shipper untuk menerima barang yang diangkut di pelabuhan tujuan
64 Cost and Freight (CFR) term penyerahan perdagangan dimana penjual menyerahkan barang setelah barang melewati batas pagar kapal dipelabuhan pengapalan dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor, tetapi biaya pengangkutan sampai ke pelabuhan tujuan tetap menjadi kewajiban penjual
65 Cost insurance and freight (CIF) term penyerahan perdagangan dimana penjual menyerahkan barang setelah barang melewati batas pagar kapal dipelabuhan pengapalan dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor, biaya pengangkutan dan asuransi pengangkutan sampai ke pelabuhan tujuan tetap menjadi kewajiban penjual
66 Demurrage biaya yang harus ditanggung oleh penyewa kapal/pemilik cargo yang disebabkan adanya kelebihan waktu yang diperlukan kapal dalam melakukan aktifitas bongkar-muat di pelabuhan, dari waktu yang telah disepakati (laytime) dan keterlambatan tersebut disebabkan bukan karena kesalahan pengangkut
67 Delivered at Frontier (DAF) term penyerahan perdagangan dimana perpindahan resiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di suatu tempat yang termasuk wilayah perbatasan, namun belum termasuk daerah pabean negara pembeli, dalam kondisi belum dibongkar
68 Delivered Duty Paid (DDP) term penyerahan perdagangan dimana penjual harus menyerahkan barang kepada pembeli di suatu tempat yang ditunjuk pembeli dan berada di wilayah kewenangan pembeli dengan kondisi seluruh formalitas kepabeanan telah diselesaikan (door to door service).
69 Delivered Duty Unpaid (DDU) term penyerahan perdagangan dimana penjual menyerahkan barang kepada pembeli, di suatu tempat yang ditunjuk pembeli dalam wilayah kewenangan pembeli
70 Delivered ex Ship (DES) term penyerahan perdagangan dimana penjual menyerahkan barang apabila telah ditempatkan ke dalam kewenangan pembeli, diatas kapal , sudah diurus formalitas ekspor, namun belum diurus formalitas impornya.
71 Delivered ex Quay (DEQ) term penyerahan perdagangan dimana penjual menyerahkan barang apabila telah ditempatkan kewenangan pembeli, diatas dermaga, telah diurus formalitas ekspor,namun belum diurus formalitas impornya
72 Exworks terms penyerahan perdagangan yang dilaksanakan di suatu tempat milik eksportir atau di negara asal barang (pabrik, gudang, dan lain-lain).
73 Free alongside Ship (FAS) term penyerahan perdagangan dimana penjual wajib menanggung biaya dan resiko sampai dengan penyerahan barang disamping kapal di pelabuhan pengapalan, dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor
74 Free Carrier (FCA) term penyerahan perdagangan dimana penjual menyerahkan barang kepada pengangkut dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor, ditempat yang ditunjuk oleh pembeli.
75 Free on Board (FOB) term penyerahan perdagangan dimana penjual wajib menanggung biaya dan resiko sampai dengan barang melewati batas pagar kapal di pelabuhan pengapalan, dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor.
76 Freight adalah biaya yang dikenakan oleh maskapai pengangkutan atas jasa pengangkutan barang dari negara eksportir hingga sampai dengan selamat dinegara tujuan importir
77 Incoterms 2010 International Commercial Terms versi Tahun 2010, suatu instrumen pengaturan dalam hal syarat-syarat penyerahan perdagangan
78 Issuing Bank adalah bank di negara importir yang menerbitkan L/C ataspermohonan applicant.
79 Letter of Credit janji membayar dari bank penerbit (issuing bank) kepada eksportir (beneficiary) sebesar nilai yang tercantum dalam dokumen L/Csepanjang eksportir memenuhi persyaratan L/C.
80 Liner pola pengangkutan dengan trayek tertentu dan telah ditentukan waktunya secara reguler.
81 Negotiating bank yaitu bank yang menyetujui untuk membeli wesel (draft) dari beneficiary dengan segera
82 Non documentary L/C istilah lainnya adalah Clean L/C atau Standby L/C. Pada dasarnya merupakan instrumen penjaminan, yaitu jaminan pembayaran (guaranty of payment) yang dikeluarkan oleh bank penerbit kepada beneficiary atas suatu kejadian wanprestasi dalam kontrak dasar yang terpisah dari kontrak standby L/C.
83 Notify party pihak yang ditunjuk shippers dalam B/L sebagai pihak yang harus diberitahukan oleh carrier setelah barang tiba di pelabuhan tujuan, lazimnya atas permintaan importir
84 Open account metode pembayaran dimana penjual mengapalkan terlebih dahulu barang yang dipesan oleh pembeli sebelum pembayaran (baik sebagian atau keseluruhan) diterima oleh penjual.
85 Proforma invoice Invoice yang sifatnya adalah sementara, yang digunakan untuk mendapatkan kesepakatan terakhir dari pihak pembeli
86 Sales of contract kontrak perjanjian jual-beli antara pembeli dan penjual antar negara
87 Shipper pihak yang mengontrak carrier untuk mengangkut barang dari suatu tempat di negaranya hingga sampai di tempat tujuan
88 Shipping instruction merupakan dokumen perintah kerja kepada pihak pengangkut untuk mengangkut barang ekspor milik eksportir hingga sampai di tempat tujuan importir
89 Stowage plan merupakan suatu diagram yang menggambarkan penempatan cargo atau kontainer di ruang muatan (palka-palka kapal) agar di pelabuhan tujuan kegiatan bongkar muat barang dapat berjalan dengan baik
90 Terms of trade syarat penyerahan perdagangan
91 Terms of payment syarat pembayaran
92 Tramper adalah pola pengangkutan laut yang tidak memiliki trayek dan jadwal waktu yang jelas (independence services).

Tags: Arti Kata Logistik, Makna Logistik, Maksud Logistik, Penjelasan Logistik, Pengertian Logistik, Definisi Logistik

Leave a Reply